Apa Artinya 5 Tahun Ngetwit?

wajah bne_w

Tepat pada tanggal 18 Juli tahun 2009, saya menulis twit pertama hanya dengan kalimat “ngopi dulu aah…” yang hingga sekarang pun saya sudah lupa apa yang terjadi ketika itu. Apakah ketika menulis itu saya sedang berhadapan dengan secangkir kopi, atau sedang di kedai kopi, atau baru niat ngopi setelah menulisnya?

Saya mengawali akun twitter dengan nama @benewaluyo, lalu @benewal, maunya sih ‘benwal’, tetapi sayang sudah ada yang pakai. Merasa nama benewal masih agak kepanjangan, akhirnya berganti-ganti entah berapa kali hingga yang terakhir menjadi @bne_w. Jangan tanyakan lagi apa alasannya, karena saya sendiri pun sudah lupa mengapa akhirnya jadi begitu, hehe…

Saya baru menyadari setelah satu atau dua tahun saya ngetwit, jika ternyata twitter ini dibuat dan ngetwit pertama kali bertepatan dengan tanggal lahir almarhum ayah saya tercinta Soedjatmiko DA (18 Juli 1937 – 8 Juni 2002). Awalnya saya spontan saja membuat akun twitter, tanpa melihat tanggal atau pun hari baik, apalagi pakai primbon. Kaget juga bisa kebetulan sama.

Banyak hal yang saya dapatkan dari ngetwit. Bahkan yang namanya di-bully di twitter rame-rame pun saya pernah sekali, meski tak terlalu parah. Bagaimana dengan mem-bully? Entahlah, yang jelas saya sejak awal berusaha untuk berkicau tanpa harus berkata kasar dan menyinggung perasaan siapa pun. Semoga tidak ada yg merasa saya bully di twitter.

Oh ya, ada yang unik lagi dari kelakuan saya twitteran. Hingga sekarang saya tidak saling follow dengan akun twitter istri saya. Kami sepakat menganggap tiap hari sudah saling follow, sudah terhubung selalu di rumah, sehingga tidak perlu lagi saling kuntit di twitter, kesannya jadi nggak saling percaya gitu, hehe…

Begitulah sejarah singkat tentang keberadaan akun twitter saya @bne_w yang sudah memasuki tahun ke lima. Mungkin tak berarti bagi Anda yang membacanya, tapi bagi saya ini paling tidak bisa menjadi salah satu bekal bagi anak cucu jika ingin menelusuri eksistensi ayah atau kakeknya di dunia maya ketika sudah tidak eksis lagi di dunia nyata.

Terima kasih bagi yang sudah mau meluangkan waktu membacanya. Jazaakumullah khairan. God bless you. Kepada ayahanda semoga membaca tulisan ini dari sana, karena saya ingin mengucapkan Selamat Ulang Tahun, semoga Allah SWT memberi tempat yang terindah. Aamiiin.

90 Tahun Nelson Mandela Tetap Berbatik

Gambar

Siapa tak kenal Nelson Mandela, seorang pejuang hak azasi manusia dari Afrika Selatan yang juga tokoh anti apartheid paling terkenal di dunia. Menjadi presiden Afrika Selatan setelah 27 tahun dipenjara oleh rezim apartheid, tidak menjadikannya tamak untuk terus berkuasa, baginya menjabat presiden cukup satu periode saja.

Gambar

Begitulah Nelson Rolihlahla Mandela, seorang tokoh dunia yang sikapnya sangat bijak dan bersahaja. Pada tanggal 18 Juli 2008 ia genap berumur 90 tahun. Sebuah bonus umur luar biasa dari Yang Maha Kuasa. Usia senja tak membuatnya berhenti beraktivitas. Mandela masih banyak melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat untuk dunia, khususnya untuk Afrika.

Gambar
Dari sekian banyak aktivitasnya, yang menarik dari mantan Presiden Afsel ini adalah kegemarannya memakai baju batik dalam setiap kesempatan baik itu acara resmi maupun tidak resmi, atau ketika bertemu dengan para pemimpin dunia maupun ketika merayakan ultahnya ke-90 bersama anak-cucu.
Gambar
Sungguh sebuah ironi yang tampak nyata. Batik yang resmi menjadi kain nasional Indonesia malahan lebih banyak diperkenalkan ke seluruh dunia bukan oleh pemimpin negara asal batik tersebut. Baru-baru ini saja menjadi tren karena ketakutan kita atas ulah negara jiran yang akan mengajukan klaim atas batik. Baru-baru ini juga karena paranoid tersebut para pemimpin kita jadi rajin memakai batik di berbagai kesempatan acara resmi.
Gambar
Nelson Mandela telah mengenakan batik sejak dahulu. Ketika pak harto masih segar bugar memimpin negeri ini. Ketika kita belum disadarkan oleh kelakuan “tetangga” yang sering mengakui budaya kita jadi bagian daya tarik wisatanya. Karena kebiasaannya itu, bahkan patung lilinnya pun dipakaikan baju batik!
Gambar
Hingga kini pun entah mengapa, Yang Mulia Presiden Republik Indonesia masih saja bangga mengenakan setelan jas-dasi ala barat dalam berbagai acara resminya. Mudah-mudahan warga dunia tetap tahu bahwa batik itu asalnya dari Indonesia, bukan dari Afrika Selatan. Happy Birthday Grandpa Nelson!

* Tulisan ini dibuat karena ternyata tanggal ulang tahun eyang Nelson sama dengan ultah almarhum ayah (18 Juli) yang berpulang tepat 40 hari menjelang usianya yang ke 65 tahun [b\w].

(Tulisan di atas dibuat & diposting pada 19 Juli 2008 di benwal.multiply.com. Ketika diposting ulang, usia Nelson Mandela 95 tahun dan sedang dalam keadaan sakit)

ayah berdoa

ya Allah…

sudilah kiranya Engkau menjadikan dia sebagai hambaMu yang paling taqwa

karena dengan ketaqwaan kepadaMu lah

dia akan menjadi manusia yang menghormati kehidupan

menghormati kedua orang tuanya

menghormati sesamanya

menghormati rezekinya

malu kepadaMu jika akan berbuat nista

malu jika tak berbuat baik

malu jika tak berkata maaf ketika bersalah

malu jika tak berterima kasih ketika menerima

malu jika tak bersedekah

agar ia menjadi orang yang hebat dalam mengejar keikhlasan

keikhlasan untuk selalu ada di jalanMu

amiiin ya Rabb

.

b\w – rawalumbu, 9 april 2010