90 Tahun Nelson Mandela Tetap Berbatik

Gambar

Siapa tak kenal Nelson Mandela, seorang pejuang hak azasi manusia dari Afrika Selatan yang juga tokoh anti apartheid paling terkenal di dunia. Menjadi presiden Afrika Selatan setelah 27 tahun dipenjara oleh rezim apartheid, tidak menjadikannya tamak untuk terus berkuasa, baginya menjabat presiden cukup satu periode saja.

Gambar

Begitulah Nelson Rolihlahla Mandela, seorang tokoh dunia yang sikapnya sangat bijak dan bersahaja. Pada tanggal 18 Juli 2008 ia genap berumur 90 tahun. Sebuah bonus umur luar biasa dari Yang Maha Kuasa. Usia senja tak membuatnya berhenti beraktivitas. Mandela masih banyak melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat untuk dunia, khususnya untuk Afrika.

Gambar
Dari sekian banyak aktivitasnya, yang menarik dari mantan Presiden Afsel ini adalah kegemarannya memakai baju batik dalam setiap kesempatan baik itu acara resmi maupun tidak resmi, atau ketika bertemu dengan para pemimpin dunia maupun ketika merayakan ultahnya ke-90 bersama anak-cucu.
Gambar
Sungguh sebuah ironi yang tampak nyata. Batik yang resmi menjadi kain nasional Indonesia malahan lebih banyak diperkenalkan ke seluruh dunia bukan oleh pemimpin negara asal batik tersebut. Baru-baru ini saja menjadi tren karena ketakutan kita atas ulah negara jiran yang akan mengajukan klaim atas batik. Baru-baru ini juga karena paranoid tersebut para pemimpin kita jadi rajin memakai batik di berbagai kesempatan acara resmi.
Gambar
Nelson Mandela telah mengenakan batik sejak dahulu. Ketika pak harto masih segar bugar memimpin negeri ini. Ketika kita belum disadarkan oleh kelakuan “tetangga” yang sering mengakui budaya kita jadi bagian daya tarik wisatanya. Karena kebiasaannya itu, bahkan patung lilinnya pun dipakaikan baju batik!
Gambar
Hingga kini pun entah mengapa, Yang Mulia Presiden Republik Indonesia masih saja bangga mengenakan setelan jas-dasi ala barat dalam berbagai acara resminya. Mudah-mudahan warga dunia tetap tahu bahwa batik itu asalnya dari Indonesia, bukan dari Afrika Selatan. Happy Birthday Grandpa Nelson!

* Tulisan ini dibuat karena ternyata tanggal ulang tahun eyang Nelson sama dengan ultah almarhum ayah (18 Juli) yang berpulang tepat 40 hari menjelang usianya yang ke 65 tahun [b\w].

(Tulisan di atas dibuat & diposting pada 19 Juli 2008 di benwal.multiply.com. Ketika diposting ulang, usia Nelson Mandela 95 tahun dan sedang dalam keadaan sakit)

Iklan

Soedjatmiko Darmoadmodjo (alm)

SDAdiPLN

Brigjen Pol. (purn) Drs. H. SOEDJATMIKO DARMOADMODJO
Lahir di Yogyakarta pada tanggal 18 Juli 1937, anak ke 3 (tiga) dari 5 (lima) bersaudara dan merupakan anak laki-laki satu-satunya dari pasangan bapak Djasmin Darmoadmodjo dan ibu Sujatmi Djasmin.  Ayah beliau adalah seorang pegawai di Djawatan Pegadaian, yang tugasnya selalu berpindah-pindah daerah meski pun masih di Jawa Tengah, itulah yang menyebabkan beliau lahir di Yogya, namun besar di kota Juwana, sebuah kota di pantai utara Jawa yang saat ini masuk ke dalam Kabupaten Pati.

Pak Jatmiko, begitu beliau biasa dipanggil, menikah dengan ibu Hawindati atau yang kini biasa dipanggil ibu Wien Soedjatmiko pada 19 April 1966. Hasil pernikahan dengan putri ke-2 bapak Siswodarsono itu beliau memiliki 2 (dua) anak yang kesemuanya laki-laki bernama Optolino Baskara dan Bene Waluyo yang kini memberi beliau 5 (lima) orang cucu. Namun sayangnya, almarhum Soedjatmiko hanya sempat menikmati menimang dua cucu laki-laki dari anak sulungnya, sementara tiga cucu berikutnya lahir di masa beliau telah berpulang.

Daftar Riwayat Hidup Alm. H. Soedjatmiko Darmoadmodjo (1937 – 2002)

PENDIDIKAN UMUM:

  • 1950           SD
  • 1953           SMP
  • 1956           SMA “B” Semarang
  • 1983           P4 BP7 Pusat, Jakarta
  • 1993           Pengembangan Manajemen Usaha, Jakarta
  • 1999           Pascasarjana (S.2) M.Sc – AWU, Jakarta
  • 2000           Pascasarjana (S.2) M.M. – STIE IPWI, Jakarta

PENDIDIKAN MILITER/ POLISI:

  • 1961           PRA PTIK/ SPN Sukabumi
  • 1963           Kawiryan-1/ BRIMOB-PPBM, Porong
  • 1965           PTIK/ Bakaloreat/ SmIK, Jakarta
  • 1967           Kawiryan-2/ MENPOR, Kelapa Dua, Bogor
  • 1970           PTIK-Doktoral, Jakarta
  • 1976           Sespimpol, Lembang
  • 1979           Sesko (Gab) ABRI, Bandung
  • 1980           Susgaryawan ABRI, Bandung
  • 1984           Lemhanas (KRA XVII), Jakarta
  • 1986           Tarpadnas, Hankam, Jakarta
  • 1987           Suscados Kewiraan Hankam, Jakarta
  • 1988           Tarwaskat Hankam, Jakarta
  • 1989           Tarwakapolda, Jakarta
  • 1991           Tarkomputer Polri, Jakarta

RIWAYAT KEPANGKATAN:

  • 01/02/1963              Letnan Dua Polisi
  • 01/02/1965              Letnan Satu Polisi
  • 1965                         AKP Lokal
  • 01/02/1968              Kapten Polisi
  • 1970                         Mayor Polisi
  • 01/02/1971              Mayor Polisi
  • 01/10/1976              Letnan Kolonel Polisi
  • 01/04/1981              Kolonel Polisi
  • 01/04/1991              Brigadir Jenderal Polisi
  • 01/08/1992              Purnawirawan

RIWAYAT JABATAN:

  • 14/05/1965              Kabag Ops Komres 1851, Bone, Sulawesi Selatan
  • 29/11/1965              Dan Res 1842 (1965-1967) Pinrang, Sulawesi Selatan
  • 1967-1970                Tugas belajar di PTIK, Jakarta
  • 10/06/1969              Kabag Minpers KP3 Tanjung Priok, Jakarta
  • 09/09/1970              Ka Sat Gas “A” Sub TPK Kaltim, Balikpapan
  • 01/10/1970              Kaset Komdak XIV Kaltim, Balikpapan
  • 01/11/1970               Sekretaris Koord Univ. Mulawarman, Balikpapan
  • 05/11/1970              Kasi Hukum Komdak XIV Kaltim, Balikpapan
  • 02/08/1971              Perwira Litbang Komdak XIV Kaltim, Balikpapan
  • 13/02/1973              Wakil Sekpri Kapolri, Mabak (Mabes Polri), Jakarta
  • 01/08/1979              Kabag Poldagri Babinkar ABRI, Jakarta
  • 01/01/1980              Lektor Muda di PTIK, Jakarta
  • 01/08/1982              Lektor di PTIK, Jakarta
  • 01/04/1983              Aspam Babinkar ABRI, Mabes ABRI, Jakarta
  • 02/06/1984              Staf Ahli Kapolri, Mabes Polri, Jakarta
  • 13/05/1985               Kasetum Polri, Mabes Polri, Jakarta
  • 04/01/1986              Lektor Kepala di PTIK, Jakarta
  • 01/02/1989              Waka Polda Sulutteng, Manado
  • 30/08/1989              Kapolda Sulutteng, Manado
  • 01/01/1991               Kapolda Sulselra, Ujung Pandang/Makassar
  • 01/04/1993              Komut PT Rimasa Brata Bhakti, Jakarta
  • 22/07/1993              Direktur Utama PT Brata Jaya Utama, Jakarta
  • 06/06/1995              Anggota Presidium Asperdia Hankam (1995-2000)
  • 01/06/1996              Wakil Ketua 1 Asperdia Hankam Unit Polri
  • 28/12/1998              Direktur PT Aran Juana Putra, Jakarta
  • 27/09/1999              Pjs Ketua Asperdia Hankam Unit Polri, Jakarta
  • 02/05/2000             Wakil Ketua Asperdia Hankam Unit Polri, Jakarta
  • 21/06/2000              Anggota Presidium Asperdia Hankam (2000-2005)

PENGHARGAAN/ TANDA JASA:

  • 26/06/1967              Satya Lencana Satya Dharma Trikora
  • 02/10/1967              Satya Lencana GOM IV
  • 11/06/1968              Satya Lencana Penegak
  • 01/07/1968              Satya Lencana Prasetya Pancawarsa
  • 17/09/1968              Satya Lencana Wira Dharma Dwikora
  • 30/09/1971              Satya Lencana karya Bhakti
  • 30/10/1972              Penghargaan dari Univ. Mulawarman (Jur. Sosiatri Fak. Sosopol)
  • 30/11/1972              Satya Lencana Jana Utama
  • Sept 1977                  Bintang Police Klas II Taiwan
  • 09/05/1978              Satya Lencana Kesetiaan 16 Tahun
  • 05/10/1985              Satya Lencana Kesetiaan 24 Tahun
  • 19/08/1986              Bintang Bhayangkara Nararya
  • 27/10/1986              Satya Lencana Dwidya Sistha
  • 10/11/1990               Medali Perjoangan Angkatan ‘45
  • 26/09/1994              Bintang Yudha Dharma Nararya
  • 23/08/1996              International Best Executive Award 96-97
  • 01/09/2000              Eksekutif Indonesia Berprestasi 2000 YNI