tahun baru mati sia-sia

Memangnya besok matahari jadi biru?
Memangnya besok bulan jadi hijau?
Memangnya besok langit jadi abu-abu?
Memangnya besok awan jadi ungu?

Nyatanya sama saja dengan kemarin
Hari pun masih selasa hingga senin
Anak-anak pun masih suka bermain
Cewek-cewek masih suka dikadalin

Apa istimewanya tahun baru besok
Dilewati dengan pesta hingga mabok
Asik teler hingga akhirnya kepergok
Tanpa terasa duit sudah habis segepok

Jika kita tak berusaha sekuat tenaga
Manusia tak akan menjadi apa-apa
Karena selalu hidup penuh hura-hura
Jadi tak berguna hingga mati sia-sia

13 thoughts on “tahun baru mati sia-sia

  1. Hehehe… Puisi memang kiasan, karena perasaan itu tidak bisa dituangkan dalam rumus ilmu pasti. Semakin mahir seseorang berpuisi, biasanya menandakan semakin fasih komunikasi batinnya dengan pena, bukan hanya semakin canggih kosa katanya.

    Salam kenal ya…

  2. benar. bukan yang benar merayakan tahun baru dengan hura-hura… toh, matipun tidak dibungkus hra-hura, tapi di belit kesusahan dan di jilati kain kafan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s