Lagi-lagi bodohnya si serakah

Sejatinya, aku sudah harus punya…
Maka, bekerja keraslah ia
Sejatinya, aku punya lebih dari satu…
Maka, ia terus bekerja sekalipun Minggu
Sejatinya, aku punya sepuluh…
Maka, ia mulai mengail di air keruh
Sejatinya, semua harus ku miliki…
Maka, rezeki orang lain mulai ia zalimi

Sejatinya, ku bawa semua itu jika nanti mati
Silakan saja kalo berani,
padahal setan di neraka sudah menanti….

Rawalumbu, Oktober 2004

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s