Kenapa juga…?

Serta
merta
dia
menyapa

“Apakah
sudah…?”

Ku tersentak
nyaris tersedak
cantiknya
tak terkata

“Kalau begitu
diisi dulu
aplikasinya
sebelum punya
kartu kreditnya.”

Kenapa juga
insan indah sepertimu
hanya penjaja
sepotong kartu…?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s