Memangnya besok matahari jadi biru?
Memangnya besok bulan jadi hijau?
Memangnya besok langit jadi abu-abu?
Memangnya besok awan jadi ungu?
Nyatanya sama saja dengan kemarin
Hari pun masih selasa hingga senin
Anak-anak pun masih suka bermain
Cewek-cewek masih suka dikadalin
Apa istimewanya tahun baru besok
Dilewati dengan pesta hingga mabok
Asik teler hingga akhirnya kepergok
Tanpa terasa duit sudah habis segepok
Jika kita tak berusaha sekuat tenaga
Manusia tak akan menjadi apa-apa
Karena selalu hidup penuh hura-hura
Jadi tak berguna hingga mati sia-sia



bagus, bagus, teruskan pesan-pesan moral yang bagus.
Oleh: mudha on 7 Januari, 2009
at 9:49 am
semua hari sama bagusnya, tinggal bagaimana cara kita mengisinya…..Salam
Oleh: kenuzi50 on 7 Januari, 2009
at 12:19 pm
sama mengenanya…
ayo…! tua-muda, angkat pesan-pesan moral
moga2 martabat bangsa kita terangkat!
Oleh: Abrus on 8 Januari, 2009
at 8:28 am
Tahun baru lebih serius niy :p
Oleh: Neng Keke on 15 Januari, 2009
at 9:03 am
2 rius…!
Aku suka tulisanmu!
Boleh tukar link?
Oleh: Blog Cantik on 23 Januari, 2009
at 9:11 am
boleh, silakan…
Oleh: muara kata-kata on 24 Januari, 2009
at 5:56 am
Thanx atas kunjungannya!
Kita berteman, ya…!
Oleh: Blog Cantik on 24 Januari, 2009
at 3:25 pm
Sudah kutulis linknya…!
Oleh: Blog Cantik on 25 Januari, 2009
at 5:03 pm
Dan kutunggu postingan baru…!
Oleh: Blog Cantik on 27 Januari, 2009
at 3:09 am
Hehehe… Puisi memang kiasan, karena perasaan itu tidak bisa dituangkan dalam rumus ilmu pasti. Semakin mahir seseorang berpuisi, biasanya menandakan semakin fasih komunikasi batinnya dengan pena, bukan hanya semakin canggih kosa katanya.
Salam kenal ya…
Oleh: Adhitya on 3 Februari, 2009
at 2:54 am
salam kenal jua
Oleh: benewaluyo on 4 Februari, 2009
at 10:10 am
sip..lah..setuja bangd…
Oleh: ap on 28 Desember, 2009
at 7:55 am
benar. bukan yang benar merayakan tahun baru dengan hura-hura… toh, matipun tidak dibungkus hra-hura, tapi di belit kesusahan dan di jilati kain kafan
Oleh: diska on 28 September, 2010
at 7:16 am